
MAKASSAR – SMA YPS Soroako resmi dianugerahi penghargaan bergengsi NIEC Priority School Award 2026 dalam ajang tahunan NIEC Appreciation Night. Perhelatan yang mengusung tema “Connecting Makassar to the World Through Education” ini berlangsung di Swiss-Belhotel Makassar pada Sabtu (27/6/2026) malam.
Dalam kategori Priority School Award, SMA YPS Soroako sukses keluar sebagai pemenang utama setelah mengungguli dua sekolah ternama lainnya yang masuk dalam jajaran nominasi, yaitu SMA Katolik Budi Utomo dan SMA Dunia Harapan Makassar.

penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi luar biasa sekolah dalam mencetak calon pemimpin global masa depan, serta atas komitmen, kepercayaan, dan kolaborasi dalam mendukung perjalanan siswa menuju peluang pendidikan internasional. Dedikasi SMA YPS Soroako dalam memberdayakan generasi penerus pun dinilai menjadi bagian penting dari misi edukasi global NIEC Indonesia.
PLT Kepala SMA YPS Soroako, Haerun Sabang, menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi bukti konkret dari berjalannya visi Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS) yang saat ini tengah fokus mengembangkan program sekolah unggul bertaraf internasional.
“Pencapaian ini menegaskan posisi SMA YPS sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang mampu mengantarkan generasi muda ke panggung dunia,” ujar Haerun.
Founder sekaligus CEO NIEC Indonesia, Arnantyo Naresyworo, memberikan atensi dan komentar khusus mengenai alasan di balik terpilihnya SMA YPS Soroako. Menurut Arnantyo, SMA YPS Soroako dinilai sangat unggul dan progresif dalam menerobos berbagai program inovatif demi menjembatani para siswa menuju kancah global.
Keberhasilan seorang siswa untuk dapat menembus dan bertahan kuliah di luar negeri tidak bisa bertumpu pada kemampuan akademis personal saja, melainkan sangat bergantung pada ekosistem pendukung di sekitarnya. Dalam hal ini, SMA YPS Soroako berhasil membangun sinergi tiga pilar utama yang kokoh, yakni sekolah, orang tua, dan pemerintah.
Ajang penghargaan tahun ini sekaligus mencatatkan sejarah baru bagi NIEC Indonesia karena untuk pertama kalinya diadakan di luar Bali. Makassar dipilih sebagai lokasi utama karena antusiasme masyarakatnya yang tinggi serta rekam jejak sejarahnya yang kuat dalam menjelajah dunia.
Mewakili Walikota Makassar, Kepala Badan Riset Daerah Kota Makassar, Aidil Ahda, menyatakan bahwa inisiatif NIEC yang berlandaskan semangat “We Believe in Dreams, Act and Succeed” ini sangat sejalan dengan visi pembangunan kota “Mulia”. Meski mendukung penuh siswa berwawasan global, ia berpesan agar mereka tetap menjaga jati diri dengan memegang teguh nilai kearifan lokal Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge.
Acara yang turut dihadiri oleh jajaran instansi pemerintah, partner sekolah nasional, institusi pendidikan luar negeri, serta para orang tua siswa ini juga memberikan penghargaan kepada sejumlah institusi pendidikan di Sulawesi Selatan yang dinilai memiliki kontribusi besar di kategorinya masing-masing: