
SOROWAKO – Sekolah Umum Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan standar Sekolah Unggulan Berstandar Internasional (SUBI). Sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi pendidik, Sekolah Umum YPS menyelenggarakan Pelatihan Tatap Muka Tahap Keempat Aligning Cambridge Standards in PMA yang berlangsung pada 7–9 Juli 2026 di Hall Pepumpua, Sorowako. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian pelatihan daring yang telah dilaksanakan pada akhir Juni 2026.
Pelatihan diikuti oleh 65 peserta yang terdiri atas jajaran manajemen serta perwakilan guru dari jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA Sekolah Umum YPS. Selama tiga hari, peserta didampingi oleh fasilitator dari Yayasan Madania, yaitu Alfi Afifah dan Sri Purwati Rahma Wati Dewi, yang membahas implementasi standar Cambridge melalui penguatan Evidence Based Practice, pendidikan nilai, penyusunan pembelajaran berbasis konsep (concept-based learning), penerapan Taksonomi SOLO, serta pengembangan program kokurikuler.
Selain memperdalam pemahaman terhadap standar guru Cambridge, pelatihan juga membekali peserta dengan berbagai program kokurikuler yang dapat diterapkan di sekolah, seperti internship, reading passport, dan community service. Seluruh materi dirancang untuk mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih bermakna sekaligus memperkuat karakter peserta didik sesuai dengan pendekatan Cambridge.
Salah seorang peserta, Lody Kolatlena, menilai pelatihan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai implementasi standar Cambridge di sekolah.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami karena semakin mendalami standar guru Cambridge sekaligus memahami pelaksanaan kegiatan kokurikuler di sekolah. Pengetahuan ini akan menjadi masukan yang berharga untuk mengintegrasikan program pembelajaran dan kokurikuler sesuai dengan kurikulum Cambridge,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ceriati, menyebut kegiatan ini menjadi momen yang tepat untuk menyegarkan kembali semangat guru menjelang tahun ajaran baru.
“Pelatihan ini seperti recharging program bagi guru-guru. Kami mengisi ulang energi sebelum memasuki tahun ajaran baru. Banyak materi yang kami peroleh, terutama terkait program kokurikuler seperti internship, reading passport, dan community service yang dapat diterapkan di sekolah,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, Sekolah Umum YPS berharap seluruh pendidik semakin siap mengimplementasikan pembelajaran yang selaras dengan standar Cambridge, sehingga mampu menghadirkan pengalaman belajar yang berkualitas, bermakna, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi serta karakter peserta didik.
Ditulis oleh : Hesti Wulandari, Disunting oleh : Umrah