
Sorowako – Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS) menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan berencana menerapkan kurikulum Cambridge. Sebagai langkah awal, YPS menggelar konsultasi daring dengan pihak Sekolah Madania, Kabupaten Bogor, yang berpengalaman dalam menerapkan kurikulum internasional tersebut.

Konsultasi yang berlangsung pada Senin, 10 Maret 2025, di Hall Pepumpua ini, dihadiri oleh Direktur Sekolah (Dirsekum) YPS, manajemen unit TK hingga SMA, tim satuan kerja, serta tim konsultan dari Sekolah Madania. Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi persiapan YPS dalam mengadopsi kurikulum Cambridge.
“Kami ingin memastikan bahwa penerapan kurikulum Cambridge di YPS berjalan lancar dan efektif, Oleh karena itu, kami menggandeng Sekolah Madania yang telah memiliki pengalaman dan rekam jejak yang baik dalam hal ini.” ujar Dirsekum YPS, Bapak Mahmuddin.

Sebagai bagian dari persiapan, YPS dan Madania menggelar serangkaian workshop daring yang berlangsung pada Senin, Rabu, dan Jumat pekan ini. Pada hari pertama, agenda difokuskan pada analisis faktor strategis organisasi. Analisis ini mencakup faktor internal seperti sumber daya, kinerja, pengetahuan, dan budaya organisasi, serta faktor eksternal yang meliputi aspek politik, ekonomi, sosial, teknologi, lingkungan, dan hukum.
“Analisis ini penting untuk memahami posisi YPS saat ini dan mengidentifikasi langkah-langkah yang perlu diambil dalam penerapan kurikulum Cambridge,” jelas Ibu Alfi Afifah, konsultan Sekolah Madania.
Penerapan kurikulum Cambridge diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi siswa YPS, dengan memberikan pendidikan yang berstandar internasional dan mempersiapkan siswa untuk bersaing di tingkat global.