Thursday, 22 Oct 2026
  • Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS) adalah sebuah yayasan yang didirikan oleh PT. Vale Indonesia Tbk.

PTM Terbatas Hari Pertama SMP YPS Singkole Berjalan Lancar

Soroako – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) SMP YPS Singkole dimulai pada hari Senin, 10 Januari 2022. Pelaksanaan pembelajaran selama PTMT ini menerapkan pembelajaran hybrid dan blended, di mana siswa yang hadir belajar tatap muka di sekolah dan siswa yang belajar daring dari rumah tetap mengikuti proses pembelajaran dalam waktu yang bersamaan (sinkronous). 

PTMT hari pertama di semester genap ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Setiap siswa wajib memakai masker. Sebelum memasuki kelas, siswa harus melaksanakan serangkaian protokol di meja piket; cek suhu, mengisi Form Screening PTMT, dan mencuci tangan memakai sabun pada air yang mengalir.

PTMT hari pertama ini berjalan dengan lancar. Nampak para siswa sangat antusias dan bersemangat mengikuti pembelajaran di sekolah. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Tim Satgas Penangan Covid-19 SMP YPS Singkole, Fadli Herman, pada saat rapat evaluasi PTMT hari pertama di ruang rapat SMP YPS Singkole.

“Berdasarkan pantauan kami di lapangan, proses pelaksanaan PTMT hari ini sudah berjalan dengan lancar dan terealisasi sesuai dengan apa yang telah kita rencanakan,” terang Fadli.

Fadli menyatakan bahwa ada beberapa catatan penting yang perlu untuk diperhatikan sebagai bahan perbaikan PTMT hari berikutnya. Salah satunya adalah kedisiplinan siswa dalam menerapkan protokol kesehatan. Oleh karena itu, Fadli meminta tim satgas terutama petugas piket di jam istirahat untuk lebih intens lagi memantau dan mengawasi siswa.

“Kami mengimbau kepada petugas piket untuk tidak henti-hentinya mengingatkan siswa agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan selama berada di lingkungan sekolah,” imbuhnya.

Sementara itu saat memimpin rapat evaluasi PTMT hari pertama, Kepala SMP YPS Singkole, Mahmuddin, mengungkapkan kesyukurannya sudah bisa melaksanakan pembelajaran secara tatap muka terbatas di SMP YPS Singkole. 

“Kita bersyukur pembelajaran tatap muka pada hari pertama ini bisa kita lewati dengan baik dan kita bisa menyambut kedatangan siswa dengan penuh antusias meskipun saat ini baru kelas 9 yang bisa mengikuti PTMT,” jelas Mahmuddin. 

Lebih lanjut Mahmuddin mengatakan bahwa kepastian PTMT untuk kelas 7 dan 8 masih menunggu hasil keputusan EMT PT. Vale Indonesia. 

“Besok, Selasa, 11 Januari 2022 kami akan rapat dengan EMT untuk mengevaluasi kesiapan PTMT bagi kelas 7 dan 8. Jika sudah ada keputusan dari EMT, maka pekan depan kita akan memulai PTMT untuk kelas 7 dan 8,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan PTMT di SMP YPS Singkole dilaksanakan secara bertahap (gradual),  dimulai dari kelas 9 dengan kapasitas 50% dari jumlah peserta didik dalam setiap rombongan belajar. 

Dalam satu rombongan belajar terdiri atas dua kelompok PTMT, yaitu Kelompok A dan Kelompok B, dan Kelompok PJJ. Jumlah siswa pada setiap kelompok PTMT maksimal 16 orang. Kelompok A dan Kelompok B akan mengikuti PTMT di sekolah secara bergiliran. Sementara kelompok PJJ tetap belajar dari rumah masing-masing secara daring.

Siswa yang boleh mengikuti PTMT adalah mereka yang telah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 lengkap. Hal ini mengacu pada regulasi pemerintah melalui Penyesuaian SKB 4 Menteri tentang Panduan Pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 dan memorandum EMT PTVI. 

Sementara bagi siswa yang belum melakukan vaksinasi karena alasan medis atau yang baru mendapatkan vaksinasi dosis satu tetap mengikuti PJJ. Guru mata pelajaran memfasilitasi pembelajaran daring dengan menggunakan platform Google Workspace Education atau platform lainnya sesuai kebutuhan.

Sebelumnya, PTMT di SMP YPS Singkole sudah dilakukan pada semester ganjil dimulai dari bulan November 2021. Berbekal pengalaman PTMT pada semester ganjil tersebut, serta didukung oleh kerja sama tim yang solid, maka PTMT hari pertama pada semester genap ini berjalan dengan lancar.

KELUAR