
Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021, Sekum YPS mengadakan sosialisasi dan internal turnamen “Pickleball Fun Game”. Pembukaan pertandingan berlangsung meriah di Lapangan Pickleball SMP YPS Singkole.
Acara pembukaan dihadiri oleh Bapak Taufan Prasetyo, mewakili dewan founder YPS. Selain itu, turut pula hadir Direktur Sekolah Umum (Dirsekum) YPS Ibu Sulhaeni Badaruddin, Bapak Ida Bagus Darmatika, Ketua School Development Program SMP-SMA YPS, dan para Kepala Sekolah Se-Sekum YPS. Acara yang dipandu oleh guru SMP YPS Singkole Ibu Fadhilah Utami ini diawali dengan pembacaan doa oleh Bapak Ustadz Taufik Dahlan dan dilanjutkan dengan penampilan Tari Monsado oleh para siswi SMP YPS Singkole. Selanjutnya, berturut-turut kata sambutan yang dibawakan oleh Ketua Panitia Bapak Kamal Djabbar, Bapak Abdul Muttalib dari pihak sponsorship, dan Bapak Taufan Prasetyo, yang sekaligus membuka secara resmi turnamen berhadiah utama Rp. 700.000 untuk pemenang putra dan Rp.500.000 untuk pemenang putri ini.
Dalam laporannya, Bapak Kamal Djabbar menyebutkan, turnamen ini bertujuan sebagai ajang silaturahmi para guru dan pegawai Se-Sekum YPS, sekaligus sosialisasi olahraga Pickleball yang terbilang masih baru di Indonesia. Para peserta bertanding untuk kategori ganda putra dan ganda putri, serta dibagi dalam empat pool pada masing-masing kategori. Sebanyak 23 ganda putra dan 19 ganda putri akan bertarung menjadi yang terbaik, mulai dari pertandingan awal tanggal 28 Oktober 2021 hingga puncaknya pada tanggal 25 November 2021, bertepatan dengan Hari Guru Nasional. Sistem yang digunakan di awal pertandingan adalah setengah kompetisi di mana seluruh peserta akan saling bertemu di dalam setiap pool, lalu akan menghadapi sistem gugur di babak-babak selanjutnya. Seluruh jalannya kompetisi tetap memberlakukan protokol kesehatan ketat mengingat masih berada dalam situasi pandemik Covid-19.
Seusai acara pembukaan, acara berlanjut dengan pertandingan eksebisi antara pasangan Bapak Taufan Prasetyo – Bapak Abdul Muttalib menghadapi pasangan Bapak Abi Talib – Bapak Nurkholish. Pada hari pertama ini pula pertandingan dimulai untuk kategori putri di mana enam pasangan ganda putri saling berhadapan.
Dalam kesempatan ini pula, Bapak Mastang Fauzan Rusdin memberikan sedikit penjelasan tentang Pickleball. Pickleball adalah olahraga yang cara permainannya menyerupai tiga olahraga, yaitu tenis lapangan, bulutangkis, dan tenis meja. Olahraga ini ditemukan serta berkembang di Amerika Serikat dan baru masuk ke Indonesia pada tahun 2019 dan tahun 2020 terbentuk organisasi IPF Indonesian Pickleball Federation. Perlengkapan yang digunakan terdiri dari jaring (net), bola whiffle yang dibuat dari plastik dan memiliki lubang dengan berbagai ukuran di permukaannya, serta paddle, alat pemukul bola yang menyerupai dayung. Ukuran lapangan pickleball lebih kecil dari lapangan tenis, berbentuk persegi panjang serta berukuran 20 kaki kali 44 kaki. Ada pun aturan dasar dalam permainan pickleball, meliputi (1)Tidak memukul bola di luar batas, (2) Bola harus diservis dengan tangan dan di bawah garis pinggang, (3) Setelah servis, bola harus memantul sekali di sisi lawan sebelum kembali ke sisi Anda untuk diservis lagi. Ini dikenal juga sebagai aturan dua pantulan. Setelah bola dua kali memantul, pemain boleh melakukan pukulan voli, (4) Bola tidak bisa menyentuh zona non-volly saat melakukan servis, dan (5) Permainan berakhir pada 11, 15, atau 21 poin. Biasanya, permainan berakhir pada 11 poin, tetapi 15 dan 21 poin juga umum sebagai titik akhir permainan.
Ke depan, diharapkan kegiatan turnamen Pickleball ini dapat terus berlangsung di lingkungan Sekum YPS dan berkembang lebih luas lagi hingga tingkat kabupaten Luwu Timur.