Thursday, 22 Oct 2026
  • Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS) adalah sebuah yayasan yang didirikan oleh PT. Vale Indonesia Tbk.

Akselerasi Kompetensi Global, YPS Luncurkan Lima Program Unggulan English Development Program

Sorowako- Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kompetensi global dan kemampuan profesional berkelanjutan bagi para pimpinan, guru, dan staf administrasi di seluruh unit sekolah umum (Sekum),  Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS) meluncurkan lima program unggulan English Development Program (EDP). 

Setelah sukses pada periode pertama yang berlangsung pada Januari hingga Juni 2025, EDP periode kedua ini hadir dengan format baru. Jika sebelumnya seluruh guru dari jenjang TK hingga SMA dikumpulkan dalam kelas gabungan berdasarkan tingkat kemampuan berbahasa Inggris—yakni Basic, Intermediate, dan Upper Intermediate, yang ditentukan melalui hasil tes EF SET dengan standar CEFR, maka pada periode ini pelaksanaan dikembalikan ke masing-masing unit sekolah.

Melalui model desentralisasi ini, setiap unit sekolah memiliki English Facilitator yang bertanggung jawab untuk melaksanakan program di tingkat unit, bekerja sama dengan koordinator dari masing-masing subprogram. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih kontekstual, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan setiap sekolah.

Lody Kolatlena, selaku Kepala Bidang School Development Program Sekum YPS, menegaskan bahwa English Development Program (EDP) merupakan inisiatif krusial yang bertujuan utama meningkatkan kemahiran berbahasa Inggris profesional dan pedagogis guru. Hal ini fokus pada kemampuan komunikasi efektif dan pengajaran konten spesifik mata pelajaran melalui pendekatan CLIL (Content and Language Integrated Learning), sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan guru-guru YPS menghadapi integrasi Kurikulum Cambridge dengan Kurikulum Merdeka demi mewujudkan Sekolah Unggulan Bertaraf Internasional YPS.

EDP periode ini terdiri atas lima subprogram utama yang dirancang untuk memperkuat kemampuan dan kepercayaan diri peserta dalam menggunakan bahasa Inggris di lingkungan kerja dan pembelajaran.

Pertama, Content and Language Integrated Learning (CLIL) Training. Melalui program ini guru-guru berlatih mengajar mata pelajaran mereka dalam bahasa Inggris, mengintegrasikan konten akademik dan bahasa secara bersamaan untuk menumbuhkan kompetensi bilingual di kelas.

Kedua, English Sharing Program (ESP). Melalui program ini, para guru berkesempatan memberikan presentasi dalam bahasa Inggris mengenai topik apa pun yang mereka minati—baik terkait pembelajaran, inovasi, maupun pengalaman pribadi—guna melatih kefasihan, kepercayaan diri, dan kemampuan berbicara di depan umum.

Ketiga, English Language Skill Development (ELSDev). Peserta mempelajari berbagai aspek keterampilan bahasa Inggris, seperti tata bahasa, kosakata, pelafalan, mendengarkan, menulis, dan lainnya, melalui sesi interaktif dan kegiatan kolaboratif.

Keempat, English-speaking Guest from Abroad. Guru-guru akan berinteraksi langsung dengan tamu asing yang berkunjung ke lingkungan YPS. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk berlatih komunikasi nyata sekaligus memperluas wawasan budaya internasional. Dalam sesi yang berlangsung di SMP YPS Singkole, misalnya, Lucas dan Nicholas dari Swiss berbagi pengalaman bagaimana mereka mengasah kemampuan berbahasa Inggris. Mereka memberikan motivasi bahwa kefasihan adalah hasil dari latihan yang berkelanjutan.

“Sangat dipahami jika kita tidak fasih berbahasa Inggris karena itu bukan bahasa utama kita. Sama halnya dengan kami orang Switzerland yang belajar bahasa Inggris juga di sekolah. Bahasa sehari-hari kami adalah bahasa Perancis. Makanya kami berkeliling dunia untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris kami,” ujar Lucas dan Nicholas. 

Keduanya juga sangat mengapresiasi program EDP ini, menyebutnya sebagai inisiatif luar biasa yang menunjukkan komitmen yang kuat dalam mempersiapkan pendidik yang profesional dan siap menghadapi tantangan global.

Kelima, English Village Program (EVP). Sebuah kegiatan yang dikemas dalam suasana santai, di mana peserta berkumpul dan berinteraksi sepenuhnya dalam bahasa Inggris melalui permainan, pertunjukan, dan percakapan ringan—menciptakan lingkungan berbahasa Inggris yang menyenangkan dan alami.

Melalui lima subprogram tersebut, YPS berharap EDP tidak hanya meningkatkan keterampilan bahasa Inggris peserta, tetapi juga memperkuat kolaborasi, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi tantangan pendidikan global. Program ini merupakan bagian penting dari upaya pengembangan profesional berkelanjutan bagi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan YPS.

Penulis : Arifin T. Badu

KELUAR