Saturday, 01 Oct 2022
  • Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS) adalah sebuah yayasan yang didanai oleh PT. Vale Indonesia Tbk (dulu bernama PT. International Nickel Indonesia Tbk, disingkat PT. INCO Tbk).

Sejarah YPS

Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS) merupakan sebuah yayasan yang mengelola Sekolah pada tingkat TK, SD, SMP, SMA, dan Akademi Teknik Soroako. YPS pertama didirikan di Malili pada tahun 1970 untuk tingkat TK dan SD yang merupakan cikal bakal dari sekolah – sekolah PT.INCO. Berdirinya TK dan SD di Malili dalam wilayah kerja P.T INCO merupakan gagasan dari Bapak B.N Wahyu. TK dan SD beraktivitas dalam kurun waktu tahun 1970 s.d. 1975. Setelah pembangunan perumahan bagi karyawan P.T INCO di Soroako, karyawan mulai berpindah dari Malili ke Soroako, maka pembangunan sekolah pun diadakan di Soroako. Selanjutnya, sekolah PT.INCO mendirikan SMP di Sorowako tahun 1975 dan SMA pada tahun ajaran 1982/1983. Pada 15 Juli 1985, seluruh sekolah di P.T. INCO (TK, SD, SMP, SMA) resmi bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Soroako/YPS.


Sekolah PT INCO berbadan hukum, akta notaris No. 4. oleh J. Dumanauw pada tahun 1979. YPS didanai penuh oleh perusahan tambang nikel multinasional PT. Vale Indonesia Tbk yang beroperasi di daerah Sorowako, Kab. Luwu Timur, Prop. Sulawesi Selatan yang berjarak 625 km arah timur laut dari Makassar. Soroako-Makassar dapat ditempuh dengan pesawat Indonesia Air sekitar 55 menit maupun bus malam (ekonomi-eksekutif-super eksekutif) selama 12 jam.


Sekolah tingkat TK, SD, dan SMP yang dibuka oleh P.T INCO pada waktu itu dikelola di bawah naungan Departemen Personalia P.T. INCO Soroako, berlokasi di Singkole dekat dengan komplek perumahan karyawan Staff, kemudian berkembang pesat sehingga dibangun komplek persekolahan di Lawewu. Sementara untuk sekolah tingkat SMA, dibangun di daerah perumahan Pontada-Salonsa yang berlokasi di Jalan Jawa, Pontada.


Menurut Bapak B.N Wahju, diadakannya sekolah–sekolah di P.T INCO bertujuan memberi fasilitas pendidikan yang berkualitas bagi anak- anak karyawan yang pada waktu itu sebagian karyawan didatangkan dari kota- kota besar di luar Sulawesi karena saat itu, Soroako masih merupakan daerah terisolir. Untuk pendidikan yang bermutu, didatangkanlah guru-guru dari luar Soroako (Makassar, Jakarta, Surabaya dan kota–kota lainnya).


Dengan bertambahnya karyawan P.T INCO Soroako termasuk karyawan lokal, maka bertambah pula murid sekolah di sekolah P.T. INCO. Bersamaan dengan itu, Pemerintah mengingatkan tentang syarat sekolah swasta, diantaranya tentang Badan Pengelola Sekolah Swasta yang harus dikelola oleh bukan perusahaan yang berorientasi pada “mencari keuntungan” seperti P.T INCO. Akan tetapi, sebuah Lembaga yang memberikan pelayanan dengan mutu terbaik tanpa mencari keuntungan.

Foto kegiatan TK YPS tahun 1987
KELUAR