Monday, 27 Jun 2022
  • Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS) adalah sebuah yayasan yang didanai oleh PT. Vale Indonesia Tbk (dulu bernama PT. International Nickel Indonesia Tbk, disingkat PT. INCO Tbk).

PENYERAHAN NILAI PTS GENAP TAHUN PELAJARAN 2021/2022 SMP YPS SINGKOLE BERJALAN SUKSES DENGAN METODE STUDENT LED CONFERENCES (SLC)

Soroako- SMP YPS Singkole melaksanakan penyerahan nilai tengah semester genap tahun pelajaran 2021-2022. Penyerahan nilai ini merupakan rangkaian dari pelaksanaan Penilaian Tengah Semester (PTS) Genap yang sukses dilaksanakan pada tanggal 14-18 Maret 2021. 

Penyerahan nilai PTS genap ini dilaksanakan selama 5 hari, mulai dari tanggal 28 Maret hingga 1 April 2022 untuk kelas 7 dan 8. Sementara penyerahan nilai PTS kelas 9 dilaksanakan pada tanggal 1-8 April 2022. Penyerahan nilai kepada orang tua dilaksanakan di siang hari agar tidak mengganggu jadwal pembelajaran di pagi hari. 

Waktu penyerahan nilai diatur secara fleksibel. Wali kelas diberi kebebasan untuk menentukan atau mengatur sendiri jadwal pertemuan dengan orang tua siswa selama 5 hari itu. Sehingga, wali kelas akan memiliki waktu yang cukup untuk melakukan komunikasi dengan orang tua siswa terkait capaian belajar anak-anak mereka selama tengah semester genap ini.

Penyerahan nilai tengah semester genap ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Student Led Conference (SLC). Metode ini merupakan salah satu bentuk komunikasi evaluasi proses belajar siswa, di mana siswa yang berperan aktif dalam proses pelaporan hasil belajar mereka.  

Siswa menyiapkan informasi pribadi yang berupa catatan dan dokumentasi atas pencapaian prestasinya dalam bentuk portofolio. Portofolio dapat berupa rapor, dokumentasi kegiatan, karya tulis atau produk hasil belajar siswa, dan dokumen lain seperti sertifikat dan piagam penghargaan sebagai bukti pencapaian hasil belajar selama tengah semester genap ini. 

Secara mandiri, siswa menyusun dokumen-dokumen portofolio tersebut dalam slide presentasi dan mempresentasikannya secara langsung di hadapan orang tua dan guru. Dalam presentasinya, selain menyampaikan prestasi yang sudah diraih selama tengah semester ini, siswa juga perlu menyampaikan kekurangan yang perlu diperbaiki serta target belajar yang akan dicapai selanjutnya.

Dalam proses SLC, orang tua berperan sebagai partner anak. Menjadi pendengar yang baik dengan tidak menghakimi hasil capaian belajar siswa. Orang tua memberikan pujian apabila ada prestasi siswa yang memenuhi target. Memberikan dorongan dan motivasi jika target siswa gagal atau mengalami kendala. Serta menunjukkan sikap bersedia membantu siswa dalam mencapai target belajar selanjutnya. 

Sementara itu, guru atau wali kelas bertindak sebagai pengamat dan fasilitator. Wali kelas menyiapkan jadwal dan administrasi lainnya yang dibutuhkan selama SLC. Bersama siswa mempersiapkan bahan SLC. Serta mengarahkan proses jalannya pelaksanaan SLC.

Dengan metode Student Led Conference (SLC) ini,  pengambilan rapor menjadi momen yang baik untuk mengeratkan hubungan orang tua, guru dan siswa saat bersamaan. Menjadi ajang orang tua dan guru menghargai apa yang sudah anak usahakan, bagaimanapun hasilnya. 

SLC menjadi ruang bagi orang tua menjadi mengerti cara membantu anaknya dalam berprestasi dan berhasil di sekolah. Memahami cara memperlakukan anak dengan baik jika gagal dan mengalami kendala dalam proses belajarnya. Dengan demikian, selama proses belajarnya, siswa percaya bahwa guru dan orang tuanya senantiasa punya cara untuk mendukung keberhasilannya.

Post Terkait

0 Komentar

KELUAR